5 Sunnah yang Sering terlupa Saat Wudhu

Berwudhu merupakan proses bersuci yang selalu dilakukan seorang muslim sejak kecil. Sayangnya banyak yang menganggap remeh mengenai wudhu. Alhasil banyak umat muslim yang lupa (bahkan belum tahu) bahwa sebenarnya ada amalan – amalan sunnah yang dapat menyempurnakan wudhu mereka.

Tentunya sunnah dalam berwudhu ini tidak dapat dianggap sepele. Karena jika seluruhnya dilakukan secara benar, hal ini akan menambah nilai dari wudhu kita sendiri. Bahkan beberapa ulama juga berpendapat bahwa salah satu cara untuk menambah khusyu-nya sholat adalah dengan menyempurnakan wudhu.

Walaupun sebenarnya rukun fardhu dari wudhu ini hanya ada enam hal yaitu, niat dan membasuh muka, membasuh muka, membasuh tangan hingga siku, mengusap sebagian kepala, membasuh kedua kaki hingga mata kakinya, dan tertib. Akan tetapi, kualitas wudhu yang kita lakukan sejatinya akan sangat berbeda jika dilengkapi dengan amalan sunnah yang lainnya.

Ada lima amalan sunnah dalam berwudhu yang sering diabaikan. Berikut adalah kelimanya menurut Kitab Kifayatul Akhyar fi Halli Ghayatil Ikhtishar.

  1. Membaca Basmallah

Termasuk dalam sunnah yang sangat dianjurkan, sayangnya banyak orang lalai untuk membaca basmallah saat berwudhu. Rasulullah SAW juga pernah memperingatkan sahabatnya untuk membaca basmallah ketika akan melakukan wudhu.

Dalam sebuah hadits diterangkan,

“Barang siapa berwudhu dengan membaca basmallah maka sucilah seluruh anggota badannya. Dan barang siapa berwudhu tanpa membaca basmallah maka suci anggota wudhunya saja”

  1. Membasuh kedua telapak tangan dahulu sebelum memulai berwudhu

Alasan yang paling utama untuk membasuh tangan terlebih dahulu yaitu karena tangan merupakan media untuk memindahkan air ke anggota – anggota wudhu. Sehingga keadaan dari tangan seseorang yang hendak berwudhu haruslah suci.

Rasulullah bersabda dalam sebuah hadits,

“Apa bila seseorang bangun tidur, maka hendaklah membasuh kedua tangannya tiga kali terlebih dahulu seselum mengambil air wudhu. Karena sesungguhnya ia tidak tahu kemana tangan tersebut ia letakkan waktu ia tidur.”

  1. Memulai dengan berkumur dan menghisap air dengan hidung (istinsyaq) sebelum membasuh wajah.

Untuk berkumur dan menghisap air dengan hidung (istinsyaq) hendaknya dilakukan secara menyeluruh. Maksudnya adalah ketika berkumur, air tersebut dikelilingkan pada seluruh bagian dalam mulutnya. Sedangkan pada saat beristinsyaq, air dihirup sampai pangkal hidung. Sehingga seluruh bagian dari mulut dan hidung terjamah oleh air wudhu tersebut.

  1. Membasuh janggut (jenggot) yang tebal dengan air

Salah satu sunnah yang dapat menyempurnakan wudhu adalah dengan menyela – nyela jenggot yang tebal hingga air dapat masuk sampai ke bagian yang terdalam. Hal ini diajarkan dan dilakukan oleh Rasulullah SAW yang diceritakan di dalam sebuah hadits,

“Bahwasannya Rasulullah SAW ketika berwudhu selalu menyela – nyela janggut dengan jari – jemarinya dari arah bawah”

  1. Membasuh sela jari tangan dan kaki

Menyela atau membersihkan bagian di celah antara jari – jemari tangan dan kaki merupakan salah satu sunnah yang jarang sekali dilakukan oleh banyak orang. Padahal bisa jadi terdapat kotoran atau najis di sela – sela jari tangan dan kaki tanpa kita sadari.

Rasulullah juga memerintahkan agar umatnya melakukan hal tersebut dalam sebuah hadits,

“Apabila kamu berwudhu maka sela-selailah jari-jemari kedua tangan dan kakimu”

Masih banyak amalan sunnah yang bisa Anda kerjakan untuk menyempurnakan wudhu. Salah satunya dengan mengulangi masing – masing gerakan sebanyak 3 kali.

Kami menyarankan Anda untuk mulai mencari tahu beberapa spot yang

WhatsApp chat